Tribratanews Polres Bangka Selatan, Sebanyak 128 knalpot yang total nilainya hampir belasan juta rupiah disita Satlantas Polres Bangka Selatan. Barang disita dari pengguna motor bersuara “bising” membuat Satlantas aktif memburu para Pengendara yang memodifikasi klanpot standarnya menjadi Racing atau Brong terlebih saat ini di tengah menuju tatanan baru. Hal ini Kapolres Bangka Selatan, AKBP S. Ferdinand Suwarji, Rabu (08/07).

“Tapi mayoritas barang bukti knalpot ini dari razia di sepanjang Jalan Kota Toboaali. Kami terus konsisten untuk menggelar operasi, demi menciptakan suasana nyaman di Bangka Selatan,” kata Kapolres

Lebih lanjut dikatakan, knalpot tersebut disita Satlantas Polres Basel usai mendapat laporan masyarakat adanya suara knalpot yang meresahkan serta petunjuk pimpinan atas. Tidak hanya itu, ketika masa pandemi COVID-19 di Toboali khususnya justru marak motor berknalpot suara yang memekakkan telinga di jalanan. Selanjutnya, pihaknya melakukan patroli dengan mendapati motor berkenalpot keras yang rata-rata dikemudikan anak muda.

“Ada beberapa masyarakat yang menolak knalpotnya dicopot. Namun, kami beri pengertian secara persuasif karena memang tidak sesuai aturan,” ucapnya.

Selama 25 hari terakhir dimulai dari tanggal 5 juni hingga 30 juni disita knalpot dari pengendara motor roda dua yang di antaranya didapati seharga ratusan hingga jutaan rupiah. Barang bukti berupa knalpot diamankan, diminta mengganti knalpot standar motor di kantor Satlantas Polres Basel dan knalpot dilakukan penyitaan. Meskipun begitu, ada yang protes ketika diminta mengganti tapi desakan masyarakat, maka penyitaan knalpot tersebut tetap dilakukan.

“Jadi yang terjaring razia, masyarakat mengambil knalpot asli atau standarnya ke Satlantas. Lalu hari itu juga diganti dan dibawa pulang,” tambahnya.

Kapolres Bangka Selatan berharap kepada seluruh pengendara Sepeda Motor dan pengendara kendaraan lainnya hendak selalu taat dan disiplin berlalu lintas serta santun berkendara dan saling menghargai.

“Kepada Seluruh Masyarakat di Kabupaten Bangka Selatan, saya mengajak kepada diri saya dan seluruh masyarakat pengendara Sepeda Motor dam pengendara lainnya hendak selalu taat dan disiplin berlalu lintas, patuhi semua rambu, lengkapi kelengkapan diri dan kendaraan serta serta santun berkendara dan saling menghargai, misalnya tidak mengeraskan suara kendaraan seperti mengubah suara knalpot ataupun yang lainnya” Pungkas Kapolres

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini