Untitled-23
DIRGAHAYU POLRI

Tribratanews Bangka Selatan, 1 Juli 1946 Presiden Soekarno mengeluarkan Penetapan Pemerintah yang menyatakan kedudukan Polri berada langsung di bawah perdana menteri. Polri yang sebelumnya berada di bawah Kementerian Dalam Negeri, mulai saat itu dijadikan jawatan tersendiri, yakni Kepolisian Negara Indonesia

Terbitnya Penetapan Pemerintah RI Nomor 11/SD tahun 1946 itu juga dimaksudkan untuk melakukan penataan dan pembangunan kepolisian secara menyeluruh dan menghindari adanya kekuatan sosial politik yang menunggangi Polri . Dengan itu, diharapkan akan mengukuhkan profesionalisme Polri dalam menjaga kemanan.

Kemandirian Polri diawali sejak terpisahnya dari ABRI tanggal 1 April 1999 sebagai bagian dari proses reformasi haruslah dipandang dan disikapi secara arif sebagai tahapan untuk mewujudkan Polri sebagai abdi negara yang profesional dan dekat dengan masyarakat, menuju perubahan tata kehidupan nasional kearah masyarakat madani yang demokratis, aman, tertib, adil dan sejahtera.

Kemandirian Polri dimaksud bukanlah untuk menjadikan institusi yang tertutup dan berjalan serta bekerja sendiri, namun tetap dalam kerangkan ketata negaraan dan pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang utuh termasuk dalam mengantisipasi otonomi daerah sesuai dengan Undang-undang No.22 tahun 1999 tentang Otonomi Daerah dan Undang-undang No.25 tahun 1999 tentang Perimbangan keuangan antara pusat dan daerah.

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Mengemban tugas sebagai pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat serta menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Selama 71 tahun kepolisian mengabdikan diri kepada warga dan negara yang diwujudkan dengan kerja nyata. Mulai dari permasalahan Kriminalitas yang mengancam keamanan hingga permasalahan kecelakaan lalulintas, Pemberantasan kejahatan biasa sampai dengan Terorisme. Selain itu Polri juga aktif dalam kegiatan kemasyarakatan.

Keterikatan antara Polri dengan masyarakat yang dimana keduanya memiliki peranya masing-masing sehingga bisa melengkapi satu sama lain membuat kehidupan berbangsa dan bernegara menjadi tentram dan sejahtera.

DIRGAHAYU KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA KE 71. “dengan semangat profesionalitas dan modernisasi Polri berkomitmen untuk meraih kepercayaan masyarakat demi tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang Sejahtera, Mandiri dan Berkeadilan”.

Tetap Semangat, Jaga kekompakan dan kesolidan demi tercapainya Keamanan dan Ketertiban di Bumi Pertiwi.

Jaya terus Polri!!! (ev)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini