dgddddd
Kapolres saat melayat ke rumah duka korban yang meninggal

Tribratanews Bangka Selatan, sebuah kecelakaan laut sebuah kapal speed lidah yang menggunakan mesin pendorong 150 PK yang mengangkut 11 orang asal Sukadamai Toboali Kab Basel  terjadi di perairan Maspari Sumatera Selatan Senin (04/07) sekitar pukul 11 .00 WIB Kemarin.

Adapun data Penumpang yang ikut dalam Kapal Speed tersebut adalah:

korban yang meninggal dunia:

  1. Suharni Als Gunuk, 48 thun, perempuan, alamat jln. Sukadamai kec. Toboali kab. Basel
  2. Bodos, laki-laki, alamat Jln. Sukadamai kec. Toboali kab. Basel
  3. Elma bin Rahim, 25 tahun, perempuan, alamat Jln. Sukadamai kec. Toboali kab. Basel

korban yang selamat:

  1. Kanang, 30 thun, laki – laki, alamat jln. Sukadamai kec. Toboali kab. Basel
  2. Meri, 29 thn, perempuan, alamat Jln. Sukadamai Kec. Toboali Kab. Basel
  3. Piko, 25 thn, laki – laki, alamt Jln. Sukadamai kec. Toboali Kab. Basel
  4. Dayat, 32 thn , laki – laki, alamat Jln. Damai kec. Toboali kab. Basel
  5. Saili, 56 thn, laki – laki, alamat Jln. Sukadamai Kec. Toboali Kab. Basel

korbang yang masih hilang:

  1. Redo, 6 thun (anak alm. elma)
  2. Panji, 6 bulan (anak alm. elma)
  3. Soni, 8 tahun ( anak pasangan alm. Bodos dan alm. Suharni)

Adapun Kronologis Kecelakaan, Pada hari senin tanggal 04 Juli 2015 sekira jam 11.00 Wib saudara  Dodos (26) (pemilik speedboat) beserta keluarga yang berjumlah 10 orang hendak berangkat (mudik) dari Sukadamai ke desa Sibur Kecamatan Mesuji Palembang-Lampung, Kemudian pada pukul 13.00 wib speedboat  yang ditumpangi menghantam ombak hingga  speedboat tersebut bocor dan kamasukan air sehingga penumpang termasuk pengemudi berusaha untuk menyelamatkan diri dengan cara membalikkan speedboat supaya bisa berpegangan di speedboat akan tetapi lamanya di dalam laut sehingga tidak bisa bertahan dalam waktu yang lama.  Menurut keterangan korban yang selamat, Piko, membenarkan bahwa jumlah penumpang kapa sebanyak 10 orang dan ditambah 1 Nakhoda Kapalnya. lanjutnya sekira pukul 20.00 wib warga sukadamai dan ds sibur melakukan pencarian akan tetapi tidak ditemukan, korban yang sebelumnya masih hidup berusaha untuk menghubungi kerabat di sukadamai melalui via telpon, namun beberapa saat sambungan telepon tsb terputus. Kemudian pada hari selasa tanggal 5 Juli 2016 sekira pukul 09.00 Wib,Alhasil kerabat yang berada di sukadamai berinisiatif mencari korban, dan berhasil menemukan speedboat yang ditumpangi korban sudah dalam keadaan pecah dan terbalik. selanjutnya warga berhasil menemukan korban yang selamat dan korban yang masih hidup selanjutnya di bawa ke sukadamai untuk sementara 3 korban yang belum ditemukan Polres Basel beserta warga Suka Damai melakukan pencarian di Selat Maspari tempat speedboat tenggelam.

Saya dan Jajaran Ikut berduka..

Pemilik Speed Agar memperhatikan Faktor Cuaca

Sat Polair Polres Basel terus Mencari Korban yang belum di temukan

Sementara itu, Sat Polair Polres Basel terus mencari Korban yang masih belum di temukan. Kapolres Bangka Selatan, AKBP Satria Rizkiano, SIK, Msi beserta perwiranya mengunjungi rumah duka dan korban yang selamat menyampaikan empati dan rasa duka mendalam serta kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

koooooppp
Kapolres saat menemui korban selamat

“Saya berharap kepada keluarga yang ditinggalkan di berikan ketabahan dan kekuatan, dan semoga arwah para korban yang telah meninggalkan kita dapat diterima di sisi Allah SWT” harap Kapolres.

“Saat ini saya memerintahkan Sat PolAir Polres Basel untuk terus mencari Korban yang belum ditemukan, mohon doa dari masyarakan Bangka Selatan agar segera dapat ditemukan” akhir Kapolres

Selain itu Kapolres juga menghimbau kepada para pemilik Kapal speed boad yang mengangkut para penumpang untuk selalu memperhatikan kondisi laut dan cuaca sebelum mengangkut penumpangnya agar tidak terjadi kecelakaan yang mengancam keselamatan. (ev)

 

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini