IMG_0734
pengawalan

Tribratanews Polres Bangka Selatan, Langkanya bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di wilayah kabupaten Bangka Selatan sejak lumpuhnya pasokan dari Pangkalpinang membuat sebagian pedagang BBM eceran memanfaatkan untuk menaikan harga yang berlipat. Situasi ini menjadi keluhan warga. bagaimana tidak, efek kelangkaan BBM tersebut berdampak pada kenaikan harga pangan dan barang lainnya. Selain itu, bagi para nelayan kesulitan untuk berlayar dikarenakan BBM yang biasa digunakan kosong di APMS tempat mereka mengambil BBM Kapalnya.
Polres Bangka Selatan terus berupaya melayani masyarakat. koordinasi dengan pihak Pertamina untuk mensuplay minyakpun insentif dilakukan. Adapun pihak Pertamina meminta Polres Bangka Selatan untuk mengawal rombonbgan iring-iringan kendaraan truk Fuso pembawa minyak ke Bangka Selatan untuk di bagikan ke SPBU-SPBU dan PLN Toboali.
Sebanyak 13 Truk Fuso dikawal sat sabhara mulai dari perbatasan Bangka Tengah dan Bangka selatan tepatnya di desa nibung hingga ke tempat masing-masing sesuai dengan tujuannya.

ccacccc
melintasi desa nyelanding

Kapolres Bangka Selatan, AKBP Sartria Rizkiano, SIK, Msi mengatakan, koordinasi dengan pihak pertamina dalam hal pengawalan ini merupakan bentuk sinergitas Polri sertya upaya pelayanan maksimal kepada masyarakat dan upaya menjaga ketenangan masyarakat terhadap kelangkaan BBM yang terjadi saat ini. “Kami menginginkan Masyarakat Bangka Selatan tidak cepat panik menanggapi isu yang berkembang serta tidak ada sebagian orang / kelompok masyarakat yang memanfaatkan situasi ditengah kesulitan yang terjadi untuk kepentingan pribadi atau kelompok” tegas Kapolres (ev)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini