IMG_1954

Tribratanews Polres Bangka Selatan – Satuan Polisi Perairan Polres Bangka Selatan dan Sat Reskrim bersama Polsek Simpang Rimba mengamankan 6 (enam) diduga pelaku tindak pidana Pencurian 6 Kampil yang berisi pasir Timah di kapal keruk milik perusahaan BUMN, PT. Timah Tbk, Jumat (08/01).

image
Olah TKP dan Pemasangan Police Line di Lokasi tempat Pencurian di Kapal Keruk milik PT Timah Tbk

Keenam pelaku yang tergolong masih remaja dan ada yang masih belum dewasa masing-masing yaitu BB (18), JN (22), TM (18), RD (28) serta HK (15) dan RM (16) yang kesemuanya merupakan warga desa Permis kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan. Pelaku melakukan perbuatannya di Kapal Keruk PT Timah yang sedang beroperasi di perairan Desa Permis dengan mencuri 6 kampil Pasir Timah hasil Produksi Kapal Keruk tersebut.

Berawal ketika petugas Scurity dan Karyawan PT Timah yang sedang bekerja mengetahui adanya pencurian hasil produksi mereka. Dan seketika itu tepatnya pada pukul 02.30 wib dini hari segera melapor ke Polsek Simpang Rimba untuk meminta bantuan. Polsek Simpang Rimba kemudian berkoordinasi dengan Satuan Polair Polres Basel segera menindak lanjuti laporan tersebut untuk melakukan penyelidaikan serta penangkapan terhadap para pelaku. Dibawah pimpinan Kasat Polair, AKP Albert DH Tampubolon, ST dan KBO Sat Reskrim Ipda Perdana Win S beserta tim gabungan bergerak cepat hingga akhirnya berhasil meringkus ke enam pelaku di kediaman masing-masing.

“Pelaku saat ini sedang kami ambil keterangan sebagai tersangka” kata Kasat Polair seizin Kapolres Bangka Selatan AKBP Satria Rizkiano, SIK, Msi. Selain itu Kasat Polair juga menjelaskan bahwa dari keterangan para tersangka bahwa mereka melakukan perbuatan tersebut karena masalah ekonomi keluarga.

image_1
kegiatan di saksikan oleh pihak Karyawan PT Timah

Para pelaku kini berada di Sel Polres Bangka Selatan guna mempertanggungjawabkan perbuatan mereka dan dikenai pasal 363 KUHPidana berkut barang Bukti yang berhasil diamankan, Pungkas Kasat Polair yang merupakan kelahiran Bangka Selatan 32 tahun silam (ev)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini