Terkini

Pages

Categories

Search



Polres Basel Gelar Ops Ketupat Selama 37 Hari

Polres Basel Gelar Ops Ketupat Selama 37 Hari

by
24 April 2020
HEADLINE, POLISI KITA
No Comment

Tribratanews Polres Bangka Selatan, Sebanyak 58 personel Polres Bangka Selatan dikerahkan untuk melaksanakan Operasi Ketupat Menumbing 2020 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri di Kabupaten Bangka Selatan.

Hal ini disampaikan Kapolres Bangka Selatan, AKBP S. Ferdinand Suwarji kepada humas Polres Bangka Selatan saat di temui di Ruang Kerjanya, Jumat (24/04).

“Personel yang akan dilibatkan dalam kegiatan operasi ini sebanyak 58 personel Polres Bangka Selatan dan jajaran serta akan melibatkan instansi samping seperti personil dari TNI, Dishub, Dinkes, Satpol PP, dan stakeholders lainnya,” tutur Jelas Kapolres.

Kapolres menuturkan, pelaksanaan Operasi Ketupat pada tahun ini dipercepat akibat wabah Covid-19. Operasi Ketupat akan dilaksanakan selama 37 hari, sejak Jumat (24/4/2020) hingga h+7 Lebaran. Yang nantinya Jajaran Personil Polres Bangka Selatan juga menerapkan pola khusus untuk menindaklanjuti larangan mudik yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Di wilayah hukum Polres Bangka Selatan, mendirikan 4 pos Lapangan, yang terdiri dari 3 Pos Pengamanan dan 1 Pos Pelayanan.

Pengamanan sebagai checkpoint untuk mengawasi masyarakat yang hendak mudik. “Ada tiga pos pengamanan tersebut Pospengamanan di gelar di Simpang Tugu Nanas, Simpang Pelabuhan Sadai, dan di desa Air Bara kecamatan Air Gegas serta Pos Pelayanan yang digelar di Pasar Induk Kota Toboali.

Kapolres mengatakan, bagi masyarakat yang tetap nekat untuk mudik akan diminta pulang ke rumah masing-masing.

Adapun sasaran kegiatan merupakan perintah dari Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Menteri Perhubungan Ad Interim Luhut Binsar Panjaitan yang mengatakan, larangan mudik mulai berlaku pada 24 April yang disampaikan setelah rapat bersama Presiden Joko Widodo melalui konferensi video pada Selasa (21/04) lalu.

“Larangan mudik efektif terhitung Jumat, 24 April 2020. Ada sanksi-sanksinya, tapi sanksi efektif 7 Mei,” kata mentri saat Conference tersebut.

e v

Other posts by