Terkini

Pages

Categories

Search



Kodok Ditangkap Setelah Bacok Remaja 15 tahun

Kodok Ditangkap Setelah Bacok Remaja 15 tahun

by
8 January 2020
HEADLINE, POLISI KITA
No Comment

IMG-20200106-WA0178Tribratanews Polres Bangka Selatan , Kepolisian Resor Bangka Selatan berhasil meringkus remaja 19 tahun, Rivaldi alias  Kodok pada Senin, (6/1) di kediaman orang tuanya di Jalan Air Medang, Toboali atas laporan perbuatan telah lakukan pembacokan terhadap DN (15).

Pembacokan yang dilakukan oleh Kodok diketahui terjadi ketika korban yang ingin pulang usai bermain Futsal di depan SDN 5 Toboali di Jalan Damai Toboali pada Minggu, (29/12) tahun lalu sekitar Pukul 23.30 WIB.

Kasat Reskim Polres Basel, AKP Albert Daniel Tampubolon seizin Kapolres Bangka Selatan, AKBP S Ferdinand Suwarji menyatakan Kodok diringkus karena telah lakukan tindak Pidana kekerasan dengan cara membacok.

“Dari keterangan yang kami kumpulkan, saat itu korban ingin pulang usai bermain Futsal, tetapi ketika bermotor, Kodok melakukan pembacokan dari arah belakang korban dengan menggunakan sebilah samurai,” jelas Kasat

Usai mengalami penyerangan, Korban yabg sudah bersimba darah segera dilarikan ke Posyandik Toboali untuk mendapatkan perawan setelah korban mendapatkan luka bacok pada bagian kepala.

“selanjutnya, korban bersama keluarganya mendatangi Polres Bangka Selatan untuk melaporkan kejadian tersebut,” Lanjut Kasat

Bermodalkan Laporan Korban dan Keterangan para saksi pelapor,  anggota Opsnal Sat Reskrim Polres Bangka Selatan yabg dipimpin langsung Kasat Reskrim segera mencari informasi keberadaan terlapor.

Penyelidikan yang dilakukan Satuan Reskrim Polres Bangka Selatan akhirnya mengamankan terlapor, Kodok di kediaman orangtuanya.

“Dalam keterangannya saat diintrogasi, tersangka juga mengakui jika dirinya menggunakan sepeda motor Xeon warna Abu-abu,” ujar Kasat

Kasat juga menyebutkan tersangka bersama barang bukti berhasil diamankan untuk ditindaklanjuti lebih cepat.

Adapun tersangka kini di sangkakan atas Tindak pidana Kekerasan terhadap Anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80 Ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Diakhir penjelasan Kasat, tersangka merupakan Residivis dimana telah 4 kali mendapatkan putusan pengadilan berupa kurungan penjara atas kasus yang sama.

e v

Other posts by



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *