Terkini

Pages

Categories

Search



Tak kurang dari 1 Jam, Polsek Toboali Ringkus 2 Remaja Pemerkosa

Tak kurang dari 1 Jam, Polsek Toboali Ringkus 2 Remaja Pemerkosa

by
6 January 2016
HEADLINE, POLISI KITA, POLSEK TOBOALI
One Comment

11111111111111111

Tribratanews Polres Bangka Selatan, RA seorang gadis remaja umur 17 tahun warga desa Rawa bangun terpaksa harus melayani nafsu bejat 2 remaja lelaki JF (22) dan SP (19) yang menggagahinya di sebuah pondok kebun yang berada di belakang Puskesmas Toboali (04/01) pukul 23.00 wib.

Peristiwa tersebut berawal dari tersangka (JF) yang merupakan teman korban menjemput korban di rumahnya untuk mengajak jalan-jalan keliling kota Toboali, kemudian tersangka (JF) berhenti di sebuah bengkel dan selanjutnya mengajak salah satu temannya (SP) untuk ikut jalan-jalan. Setelah itu, JF dan SP berhenti di sebuah pondok kebun yang berada di belakang Puskesmas Toboali untuk melancarkan aksi bejatnya. Sesampai di Lokasi tersebut korban diajak minum minuman keras jenis arak yang di campur dengan minuman penambah stamina – torpedo. Dalam situasi tidak sadarkan diri, kedua remaja tersebut secara bergilir menjalankan aksinya. Tersangka mengancam akan membunuh apabila melakukan perlawan, tersangka juga menyuruh korban untuk membuka satu-persatu pakaian yang digunakannya. Pada saat melancar aksi bejatnya tesangka sengaja merekam menggunakan handphone milik tersangka karena apabila korban melaporkan maka video tersebuat akan di sebar luaskan.

image11111111111

korban RA saat mendatangi Polsek Toboali

“Yang pertama dilakukan oleh teman saya (JF) kemudian baru saya, pada saat JF main dengan RA saya tidur-tiduran di pondok sebelah bu, kemudian setelah teman saya puas baru giliran saya” kata tersangka SP saat menjawab pertanyaan unit penyidik PPA Polsek Toboali. Menurut pengakuan SP, pada saat ia menyetubuhi RA tidak ada perlawanan sama sekali dari korban.

Tersangka JF juga membenarkan pengakuan dari SP. “saya menyesal bu, saya cuma khilaf” kata JF menyesali perbuatannya. Ia menjelaskan setelah melakukan perbuatannya kemudian ia mengantar kembali korban di rumahnya.

Setiba dirumah, korban menceritakan perlakuan yang ia terima dari kedua temannya itu ke keluarganya dan melaporkan segera kejadian Ke Polsek Toboali.

Sementara itu Kapolsek Toboali, AKP Raden Hasir, SH menghimbau kepada masyarakat di Toboali khususnya kepada para orang tua agar selalu memperhatikan anaknya, bahkan Protective. Protective disini bukan diartikan sebagai mengekang kreativitas anaknya tetapi insentif terhadap perkembangan pergaulan mulai dari lingkungan sampai prilaku anaknya. Kepada pada remaja Kapolsek menyarankan agar tidak melakukan perbuatan yang akan memicu tindak pidana. “bukan hanya masalah asusila saja, tetapi termasuk tindakan kriminal, lakukanlah kegiatan yang bermanfaat bagi bangsa, negara, sekolah, keluarga dan diri sendiri, jadilah pribadi yang aktif dan produktif” tegas kapolsek seizin Kapolres Bangka Selatan, AKBP Satria Rizkiano, SIK, Msi. Ia juga mengatakan penangkapan terhadap kedua tersangka tidak kurang dari satu jam.

image(4)

Kapolres Bangka Selatan, AKBP Satria Rizkiano,SIK, MSi saat mendatangi tersangka JF dan SK di Mapolsek Toboali didampingi Kasat Polair

Akibat perbuatannya kedua tersangka di amankan di rutan Polsek Toboali dikenakan pasal 80 ayat 1 Undang-undang NO. 35 tahun 2014 tentang perlindungan akan beserta barang bukti nya, pungkas Kapolsek

Kapolsek Toboali beserta personilnya sangat peduli dengan situasi di wilayah hukumnya, setiap malam melakukan kegiatan rutin demi menjaga situasi Kamtibmas di seputasan Toboali seperti Patroli, hingga menyambangi tempat keramaian hingga himbauan kamtibmas ke tempat tongkrongan masyarakat.  (ev)


one Responses

  1. Yoshi

    6 January 2016, 12:03:36

    Mantab… lanjutkan pak polisi



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *